Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa langkah ground check dan penanganan langsung di lapangan merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama unsur terkait dalam memastikan setiap informasi hotspot dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.
“Bapak Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa setiap informasi terkait titik panas harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus melakukan langkah penanganan sedini mungkin apabila ditemukan titik api,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Menurutnya, meskipun api telah berhasil dipadamkan dan proses pendinginan telah dilakukan, personel tetap melakukan pemantauan terhadap lokasi karena masih terdapat kepulan asap yang berpotensi menimbulkan api kembali.
“Personel bersama Satgas Karhutla tidak berhenti setelah api padam. Pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan atau pembakaran lahan dengan cara membakar, karena kondisi cuaca yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat meluas,” jelasnya.
Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi terus mendorong sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Manggala Agni, pengelola kawasan hutan, serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla
“Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Polri akan terus melakukan pemantauan, pencegahan, serta penegakan hukum apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Kombes Pol. Erlan Munaji.(*)











