“Zona Integritas bukan sekadar formalitas administrasi. Yang paling penting adalah bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam perubahan pelayanan dan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda Jambi menekankan pentingnya pemanfaatan materi Survei Penilaian Integritas (SPI) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai instrumen untuk melakukan evaluasi sekaligus memetakan potensi dan risiko korupsi di lingkungan organisasi.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi jajaran Polda Jambi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan, khususnya dalam membangun sistem pelayanan yang berintegritas dan memiliki mekanisme pengawasan yang efektif.
Selain sistem dan mekanisme pelayanan, Kapolda juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh personel Polri, terutama bagi anggota yang berada di garis terdepan pelayanan masyarakat.
Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk memegang teguh prinsip “melayani, bukan dilayani”, dengan mengedepankan empati, keramahan, senyum, sapa dan salam, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Perubahan pelayanan harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja. Prinsip yang harus kita pegang adalah melayani, bukan dilayani. Setiap personel harus mampu memberikan pelayanan dengan empati, senyum, sapa, salam dan profesionalisme,” tutur Kapolda Jambi
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam predikat WBK dan Pelayanan Prima kepada Satker dan Satwil jajaran Polda Jambi yang memperoleh penghargaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Kapolda Jambi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan pelayanan. Satker maupun Satwil yang telah memperoleh predikat WBK dan Pelayanan Prima diharapkan dapat mempertahankan pencapaiannya, sementara satuan lainnya terus meningkatkan kinerja menuju predikat WBK maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan. Bagi yang sudah memperoleh predikat, pertahankan dan tingkatkan. Bagi yang belum, terus berupaya membangun pelayanan yang semakin baik sehingga ke depan dapat mencapai WBK maupun WBBM,” pungkas Kapolda Jambi.(*)











