JAMBI, netinfo.id – Pembangunan yang merata hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT) terus menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Melalui Program Kampung Bahagia, pemerintah berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui Syukuran dan Penyerahan Hasil Pekerjaan Program Pokja Kampung Bahagia Tahap II di Kelurahan Paal Merah. Kegiatan yang berlangsung di EV Garden, Kamis (29/10/2026), menjadi momentum penyerahan hasil pembangunan sekaligus penguatan semangat gotong royong masyarakat.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, Acara tersebut turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta para ketua RT di wilayah Kelurahan Paal Merah.
Sebanyak 18 RT menerima hasil pekerjaan secara simbolis. Berbagai hasil program yang diserahkan mencakup pembangunan infrastruktur lingkungan, fasilitas kebersihan, sarana keamanan, hingga dukungan kegiatan sosial dan keagamaan.
Program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Jambi untuk memastikan pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mendorong warga terlibat aktif dalam menentukan kebutuhan, melaksanakan kegiatan, dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Maulana : Hasil Pembangunan Milik Seluruh Warga
Dalam arahannya, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa seluruh aset, barang hibah, dan hasil pembangunan fisik melalui Program Kampung Bahagia merupakan milik bersama masyarakat di lingkungan RT masing-masing.
Karena itu, fasilitas yang telah diserahkan tidak boleh dikuasai atau dianggap sebagai milik pribadi maupun kelompok tertentu. Sebaliknya, seluruh warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkannya demi kepentingan bersama.
“Program Kampung Bahagia ini dirancang untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan riil warga di tingkat RT. Hasil pekerjaan yang diserahkan hari ini adalah milik seluruh masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong warga Paal Merah terus dijaga untuk merawat jalan, armada kebersihan, dan fasilitas yang ada agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Maulana.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat Kelurahan Paal Merah dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Berdasarkan evaluasi di lapangan, tingkat Partisipasi Masyarakat (OPBM) di wilayah Paal Merah mencapai sekitar 90 persen. Capaian ini menunjukkan besarnya keterlibatan warga dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program. Dengan keterlibatan warga sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan, pembangunan diharapkan dapat berlangsung lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang.
Diza Tekankan Pemerataan Anggaran dan Transparansi
Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa Program Kampung Bahagia berangkat dari prinsip keadilan dalam alokasi anggaran pembangunan.
Menurutnya, anggaran daerah harus memberikan manfaat yang nyata dan proporsional bagi masyarakat, termasuk untuk memenuhi kebutuhan mendasar yang selama ini dirasakan di lingkungan permukiman.
Melalui pendekatan pembangunan berbasis RT, kebutuhan warga diharapkan dapat diakomodasi secara lebih dekat, sehingga program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan prioritas masing-masing lingkungan.
Namun, Diza mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan juga harus didukung tata kelola administrasi yang tertib dan transparan.
Pendataan kebutuhan, penyusunan usulan, keabsahan berita acara, hingga proses serah terima hasil pekerjaan perlu dilakukan secara cermat dan terdokumentasi dengan baik. Hal tersebut penting untuk menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan keberlanjutan Program Kampung Bahagia pada tahun-tahun mendatang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana daerah yang dialokasikan benar-benar kembali dan memberi manfaat langsung kepada warga. Pendataan yang tertib, mulai dari usulan hingga serah terima pekerjaan, menjadi jaminan agar pelaksanaan program Kampung Bahagia di masa depan berjalan semakin mantap dan transparan,” tegas Diza.
Jalan Mulus, Armada Sampah, hingga CCTV Jadi Manfaat Nyata
Manfaat Program Kampung Bahagia Tahap II di Kelurahan Paal Merah terlihat dari sejumlah pekerjaan yang telah diselesaikan untuk menjawab kebutuhan warga, terutama dalam bidang infrastruktur, kebersihan, dan keamanan lingkungan.
Mewakili RT penerima manfaat, Ketua RT 32, Parman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Pemkot Jambi atas pelaksanaan program tersebut.
Ia menilai, hasil pekerjaan yang diserahkan telah membantu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas lingkungan yang lebih baik.
“Mewakili seluruh pengurus RT penerima bantuan di Kelurahan Paal Merah, kami mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota Jambi. Program Kampung Bahagia benar-benar memberikan solusi nyata atas permasalahan infrastruktur di lingkungan kami,” tutur Parman.
Salah satu hasil pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat adalah perbaikan infrastruktur jalan. Melalui program ini, pengaspalan Jalan Dharma Sakti di RT 33 sepanjang 60 meter dengan lebar 5 meter telah diselesaikan.
Selain itu, pengaspalan Lorong Famili di RT 38 sepanjang 100 meter juga telah rampung. Perbaikan tersebut diharapkan membuat akses warga menjadi lebih nyaman sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Di sektor kebersihan, program ini menghadirkan 12 unit becak motor (bentor) pengangkut sampah. Sebanyak 11 unit berasal dari Program Kampung Bahagia, sedangkan satu unit lainnya merupakan hasil pengadaan secara swadaya oleh masyarakat.
Seluruh armada telah dilengkapi pengemudi dan beroperasi untuk mengangkut sampah langsung dari kawasan permukiman menuju tempat penampungan sementara (TPS).
Kehadiran armada tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kebersihan sekaligus mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tertata.
Tak hanya infrastruktur dan kebersihan, aspek keamanan lingkungan juga menjadi perhatian. Sebanyak 22 unit kamera pengawas atau CCTV telah dipasang di sejumlah titik strategis di lingkungan RT.
Perangkat tersebut terintegrasi secara digital dengan sistem pemantauan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi. Dengan dukungan teknologi ini, pengawasan lingkungan diharapkan semakin optimal dan dapat membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Bank Sampah Dorong Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi
Upaya membangun lingkungan yang lebih tertata juga diwujudkan melalui pendirian Bank Sampah Kelurahan (SAMBA) di Paal Merah.
Fasilitas ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik. Selain membantu mengurangi persoalan sampah, pengelolaan tersebut juga membuka peluang agar sampah tertentu memiliki nilai ekonomi.
Kehadiran SAMBA diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru di tengah masyarakat, yakni mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sejak dari rumah tangga.
Dengan demikian, program pembangunan tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberlanjutan Kampung Bahagia
Penyerahan hasil pekerjaan Program Kampung Bahagia Tahap II di Kelurahan Paal Merah menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga tingkat RT.
Mulai dari jalan lingkungan yang lebih baik, armada pengangkut sampah, CCTV, hingga bank sampah, berbagai fasilitas tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan berbasis kebutuhan warga dapat menghadirkan manfaat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tingginya partisipasi masyarakat juga menjadi modal penting untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun tidak hanya dimanfaatkan, tetapi dirawat dan dijaga bersama.
Pemkot Jambi berharap semangat gotong royong dan keterlibatan aktif warga terus dipertahankan agar Program Kampung Bahagia dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah, pengurus RT, dan masyarakat, pembangunan di Kota Jambi diharapkan semakin merata, tepat sasaran, serta mampu mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, aman, nyaman, dan sejahtera.(*)











