“Yang lolos adalah yang memenuhi kebutuhan tim. Yang belum berhasil jangan menyerah tetap berlatih dan jadikan ini batu loncatan. Kami apresiasi semua usaha pemain yang hadir,” tegasnya.
Pesan tersebut diterima dengan baik oleh para peserta yang tampak bangga mendapat ruang penilaian yang objektif dan terbuka.
Target Utama: Trofi Harus Kembali ke Kota Jambi
Optimisme tinggi juga datang dari jajaran manajemen, di antaranya Doni Sumatriadi, Ade Ilhamsyah, Yudi Nakata, serta Ade Prayatna Lubis.
“Kami ingin tim terbaik. Proses seleksi sepenuhnya kewenangan tim seleksi. Jika diperlukan, rekrutmen tambahan masih terbuka asalkan pemain berdomisili di Provinsi Jambi minimal satu tahun sesuai regulasi,” jelas Doni.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama.
Menatap Gubernur Cup 2026
Kota Jambi tergabung di Grup C bersama Kabupaten Bungo dan Sarolangun. Meski persaingan diprediksi ketat, rasa percaya diri tim sangat tinggi berkat fondasi seleksi dan dukungan lintas lembaga olahraga.
Satu kalimat menggema dari seluruh elemen tim.“Musim ini, trofi harus kembali ke Kota Jambi.” ucapnya dengan penuh semangat.
Dengan manajemen baru yang progresif, filosofi seleksi yang kompetitif, serta dukungan publik, Kota Jambi siap kembali menorehkan sejarah di panggung sepakbola provinsi.***











