Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa pihaknya akan membentuk Posko Bantuan Bencana di Bandara Lama. Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam satu komando sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan cepat bencana.
“Posko ini juga akan difungsikan untuk kegiatan mitigasi bencana, pemadaman kebakaran, hingga penyediaan layanan trauma healing bagi kelompok rentan seperti ibu-ibu dan anak-anak,” jelas Irjen Pol Krisno.
Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang hadir dan telah menunjukkan sinergi dalam kesiapan personel maupun peralatan menghadapi situasi darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, seperti di sepanjang aliran Sungai Batanghari yang kerap dilanda banjir dan di Kabupaten Kerinci yang rawan longsor, agar selalu waspada dan menyiapkan peralatan darurat seperti sampan.
“Untuk wilayah rawan banjir dan tanah longsor, saya mengimbau agar dilakukan reboisasi dengan menanam pohon sebagai upaya pencegahan,” imbau Kapolda Jambi.
Sebagai penutup, Irjen Pol Krisno memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang telah disiapkan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Provinsi Jambi dalam kondisi siap digunakan.
“Selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat. Tetap jaga kesehatan, semangat, dan mari bersama-sama menjaga keselamatan masyarakat,” pungkasnya.(*)











