DaerahPeristiwa

Kabut Asap Makin Berbahaya, Warga Jambi Desak Prabowo Copot Menteri Kehutanan

×

Kabut Asap Makin Berbahaya, Warga Jambi Desak Prabowo Copot Menteri Kehutanan

Sebarkan artikel ini

Ia juga melihat akibat kabut asap sudah ada butiran-butiran akibat karhutlah dan jika tidak cepat ditangani, pasti akan susah bernafas di Republik Indonesia ini dan jika dibiarkan betlarut-larut kabut, pastinya sudah terbilang Genosida Manusia yakni senjata pembunuh massal karena udara yang di hirup bukan udara sehat lagi melainkan udara berbahaya.

“Inilah yang kita anggap kelalaian dari pemerintah pusat dan daerah karena yang dikorbankan masyarakat terkhusus di Jambi 2,5 juta masyarakat provinsi Jambi akan menjadi korban,”ujarnya.

Abdullah menegaskan, terkait Karhutlah dan kabut asap, menunggu eksen lebih keras lagi dari gubenur Jambi, dengan mengumpulkan semua korporasi dan stakeholder untuk duduk bersama dan keluarkan keputusan bersama, siapapun memiliki lahan terbakar, dia harus bertanggung jawab.

“Sengaja ataupun tidak sengaja, ini yang ditunggu keputusan keputusan gubernur
karena kondisi yang terjadi hari ini sudah dua bulan karhutlah terjadi di Jambi,”imbuhnya.

Ia mengatakan, udara yang dihirup warga Jambi bukan udara segar lagi tapi sudah Ispu berbahaya, dan ia berpesan, saat Karhutlah dan kabut asap bukan pencintraan dilakukan di kelokasi kebakaran tanpa ada, tanpa ada upaya-upaya yang luar biasa.

“Jangan menyalahkan non teknis seperti karhutlah dan kabut asap akibat anginlah, kirimanlah. itu semua omong kosong,”katanya.(*)

READ  Langkah Nyata Junaidi Apresiasi Para Pejuang Kemerdekaan di Kumpeh Ulu