JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Hingga 26 Oktober 2026, sebanyak 629 peserta dari 11 kabupaten/kota telah terverifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik e-MTQ.
Kesiapan penyelenggaraan tersebut dimantapkan melalui technical meeting, pemaparan kesiapan tuan rumah, serta verifikasi dan penetapan peserta yang berlangsung di Aula Graha Siginjai, Lantai 6, Kantor Wali Kota Jambi, Senin (26/10/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan validitas data kafilah, menyamakan persepsi terkait regulasi dan teknis perlombaan, sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur penyelenggara menjelang pelaksanaan MTQH yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026 di Kota Jambi.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Wakil Bupati Merangin Abdul Khafidh, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, jajaran perangkat daerah, perwakilan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta para pimpinan kafilah.
Kota Jambi Targetkan Penyelenggaraan Sukses dan Pertahankan Juara Umum
Dalam pemaparan kesiapan tuan rumah, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi, menegaskan bahwa Pemkot Jambi terus mempersiapkan berbagai aspek penyelenggaraan agar seluruh rangkaian MTQH berjalan lancar, aman, dan tertib.
Menurut Diza, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak hanya ditentukan oleh kelancaran acara, tetapi juga prestasi kafilah serta dampak positif kegiatan bagi masyarakat.
“Sebagai tuan rumah, tentunya kami ingin menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus mempertahankan gelar juara umum,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa kendala, terutama gangguan akibat kabut asap yang sebelumnya melanda Kota Jambi. Kondisi cuaca menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan optimal.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, terutama terhindar dari bencana, khususnya kabut asap yang belakangan ini melanda Kota Jambi. Ini menjadi harapan kita bersama,” ujarnya.
Diza menjelaskan, rangkaian kegiatan MTQH ke-55 akan diawali dengan penyambutan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota pada 30 Oktober 2026. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pawai ta’aruf yang direncanakan melibatkan 16 sekolah dan delapan kategori peserta umum. Pawai tersebut juga akan disertai penilaian untuk menentukan para pemenang.
Sementara itu, pembukaan resmi MTQH ke-55 dijadwalkan berlangsung pada malam 1 November 2026.
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, Pemkot Jambi juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan pihak terkait. Langkah ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan kafilah hingga perlombaan, dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Libatkan 150 UMKM, MTQH Diharapkan Dongkrak Ekonomi Masyarakat
Tak hanya menjadi ajang perlombaan dan syiar Islam, MTQH ke-55 juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Jambi.
Penyelenggara berencana melibatkan sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meramaikan kegiatan. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan membuka peluang peningkatan pendapatan sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk lokal.
Dengan demikian, penyelenggaraan MTQH tidak hanya berorientasi pada suksesnya kegiatan dan capaian prestasi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.









