“Dari awal kami tahunya Bu Dillah menuju Gerindra. Kalau kini kembali ke partai lamanya, tentu bukan hanya Gerindra yang kecewa. Semua koalisi pasti bereaksi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Tanjabtimur Marhaen Halim juga ikut angkat suara. Menurutnya, penunjukan Dillah oleh PAN berpotensi mencederai komitmen terhadap parpol koalisi yang selama ini konsisten mendukungnya.
“PDIP dua kali mengusung Bu Dillah. Kami tak pernah lari. Meski beliau pindah, selama masih dalam lingkup koalisi, kami tetap bersama. Tapi yang ini tentu membuat tanda tanya besar,” tegasnya.
Namun Marhaen masih memilih menunggu pernyataan resmi. “Kami percaya Bu Dillah belum mengambil keputusan final,” katanya.
Di sisi lain, Dillah sendiri belum dapat dikonfirmasi. Kabar yang beredar, ia disebut shock mendengar dirinya ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Tanjabtim.
Sebelumnya, ketika ditanya arah politiknya, Dillah memang tak tegas menjawab, tetapi ucapannya memberi sinyal kuat.
“Saya dua kali maju bersama Gerindra, dan Gerindra tak pernah meninggalkan saya. Hidup ini harus memegang komitmen,” ujarnya kala itu.(*)











