Mulai dari kurang fokus terhadap kondisi lalu lintas di depan, tidak melakukan prediksi bahaya, hingga kesalahan postur berkendara yang dapat memengaruhi keseimbangan dan kontrol kendaraan.
Tak hanya teori, peserta juga mendapatkan praktik dan pembekalan teknik berkendara aman untuk kondisi jalan yang menantang. Di antaranya teknik melewati jalan rusak atau licin, teknik berkendara saat melewati tanjakan maupun turunan, hingga teknik membangunkan sepeda motor yang terjatuh dengan aman dan benar.
Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama, Frank Setia mengatakan bahwa edukasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian Honda terhadap keselamatan para pekerja yang setiap hari menghadapi risiko berkendara di medan yang cukup berat.
“Melintasi medan jalan yang menantang setiap hari tentu membutuhkan skill dan kesadaran berkendara yang baik.
Melalui edukasi ini, Sinsen ingin membekali para pekerja dengan teknik berkendara aman agar budaya #Cari_aman semakin terbentuk, sekaligus menjadi wujud nyata semangat Sinergi Bagi Negeri,” ujar Frank Setia.
Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi, mengikuti simulasi hingga menjawab kuis yang diberikan tim Safety Riding Sinsen. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berhasil menjawab pertanyaan juga mendapatkan souvenir menarik dari Honda.
Melalui sinergi bersama perusahaan-perusahaan di Provinsi Jambi, Sinsen berharap edukasi keselamatan berkendara dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di lingkungan kerja dengan medan operasional yang menantang.(*)











