“Melalui kegiatan ini, harapannya mahasiswa tidak hanya memiliki orientasi untuk mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
Dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan, mahasiswa dapat menjadi generasi yang mandiri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan Misi Ketiga Pembangunan Provinsi Jambi yakni Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia, salah satunya melalui program prioritas PRO Jambi Tangguh berupa bantuan modal kerja bagi UMKM/Industri Rumah Tangga/start up/milenial.
Gubernur juga mendorong perguruan tinggi khususnya di Provinsi Jambi untuk terus memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui pelatihan, pendampingan, inkubasi bisnis, pengembangan produk, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
“Mari kita persiapkan generasi muda Jambi agar mampu melihat masa depan dengan optimisme, berani mengambil peluang, terus belajar dan berinovasi, serta memiliki semangat untuk membangun daerah. Karena masa depan Jambi sangat ditentukan oleh kualitas dan kesiapan generasi mudanya hari ini,” pungkasnya.
Pada sesi wawancara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Provinsi Jambi, John Eka Powa, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung penguatan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
“Ini buat Ketua LLDIKTI kita yang kita banggakan, Pak Prof, Pak Doktor Said selaku Rektor Adiwangsa, bahwasannya kegiatan Entrepreneur Award ke-10 ini sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi Jambi.
Terutama Pak Gubernur Al Haris, beliau sangat mendukung kegiatan-kegiatan inovasi dan membantu para mahasiswa dan dosen,” ujar Asisten I John Eka Powa. (*)











