Mengaku Api Berasal dari Tungku Masak
Sementara itu, Tauhid membantah sengaja membakar lahan tersebut. Saat ditemui awak media, ia mengaku kebakaran bermula ketika dirinya memasak nasi di lokasi.
Dengan suara terbata-bata, Tauhid mengatakan api dari tungku masak diduga membesar hingga merambat ke lahan yang sedang dibuka.
“Enggak, enggak sengaja. Aku masak nasi, kebakaran,” ujar Tauhid.
Tauhid juga mengaku tidak mengetahui bahwa lahan yang dibukanya berada di kawasan konservasi.
Ia mengatakan, lahan tersebut sebelumnya merupakan lahan kosong yang telah dibuka oleh warga sekitar. Tauhid kemudian mengaku membeli lahan tersebut seharga Rp10 juta untuk ditanami cabai.
“Awalnya itu lahan kosong, dibuka sama orang sini. Terus saya beli Rp10 juta untuk menanam cabai,” katanya.
Namun, Tauhid tidak menyebutkan siapa pihak yang menjual lahan tersebut kepadanya.
Kini, AK dan Tauhid telah diserahkan kepada Gakkum Kementerian Kehutanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan pembukaan dan pembakaran lahan di kawasan konservasi tersebut.(*)











