“Perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh komponen masyarakat. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci agar pengelolaan ekosistem gambut dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danrem.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :
Wakil Gubernur Jambi Dr. H. Abdullah Sani, M.Pd.I.
Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.
Perwakilan Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup.
Perwakilan Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si.
Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Muslimin Tanja.
Para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Para pejabat Kementerian/Lembaga.
Perwakilan IFAD, PMO, IMPL, GIZ dan BPEG.
Para akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, kelompok masyarakat serta seluruh peserta Ekspose RPPEG.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan penguatan koordinasi dan komitmen bersama dalam implementasi RPPEG di wilayah Provinsi Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pengelolaan ekosistem gambut di Provinsi Jambi diharapkan dapat berjalan secara terpadu, berkelanjutan, serta tetap memperhatikan keseimbangan antara kelestarian lingkungan, kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. (*)










