14. Mazharul Haq
15. Milasari Listya Dewi
16. Nour Hidayah
17. Ramaseputra Zulqairam
18. Rendi Aditya Alfanza
19. Sahat Parulian Siagian
20. Sargawi
Tokoh masyarakat Jambi, Nasrul Yasir, menanggapi hasil seleksi tahap awal ini dengan tegas meminta agar proses selanjutnya dilakukan tanpa intervensi kepentingan politik maupun kedekatan personal.
“Warga Kota Jambi berhak mendapatkan direksi yang berkompeten, bukan figur hasil kompromi politik. PDAM mengelola kebutuhan dasar masyarakat, sehingga yang terpilih harus sosok yang teruji dan berpengalaman,” ujar Nasrul.
Menurutnya, dari 20 nama yang lolos, terdapat beberapa kandidat yang dinilai memiliki rekam jejak mumpuni dalam pengelolaan air bersih selama 5 hingga 15 tahun.
Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas tersebut akan sia-sia jika proses seleksi disusupi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
“Pilih orang profesional. Bukan titipan pejabat,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan potensi munculnya konflik kepentingan apabila proses seleksi tidak dilaksanakan secara ketat dan independen.
Dengan diumumkannya daftar ini, publik menantikan pelaksanaan uji kelayakan tahap berikutnya yang dipastikan menjadi momentum penentu arah reformasi pelayanan PDAM Tirta Mayang.
Integritas Pemerintah Kota Jambi kini menjadi perhatian masyarakat: apakah seleksi ini akan menghasilkan direksi yang profesional dan berintegritas, atau kembali menjadi rutinitas pergantian jabatan tanpa perubahan signifikan terhadap pelayanan publik.(*)









