AdvetorialDaerahEkonomiEkonomi BisnisHeadline

Bank Jambi Perkuat Ekonomi Regional Lewat Pembiayaan Produktif dan Penyaluran KUR

×

Bank Jambi Perkuat Ekonomi Regional Lewat Pembiayaan Produktif dan Penyaluran KUR

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, semangat kemerdekaan bukan alasan bagi perbankan untuk mengejar pertumbuhan tanpa batas, melainkan membangun fondasi kuat melalui sistem yang sehat dan prudent.

Bank yang sehat, efisien, memiliki tata kelola baik, dan mendapatkan kepercayaan masyarakat akan lebih mampu menjalankan fungsi intermediasi secara berkelanjutan.

Laila juga melihat peluang besar bagi Bank Jambi untuk memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah, terutama melalui pembiayaan sektor produktif yang memiliki basis masyarakat luas.

Data penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Jambi hingga Mei 2026 menunjukkan kebutuhan pembiayaan produktif masih sangat besar di daerah.

Penyaluran KUR tersebut telah mencapai Rp3,42 triliun kepada 35.744 debitur, dengan sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang memiliki kontribusi dominan.

Angka itu menunjukkan sektor produktif membutuhkan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan untuk menjaga aktivitas usaha sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat daerah.

Kondisi tersebut juga menjadi peluang bagi Bank Jambi untuk memperluas kontribusi melalui produk pembiayaan yang kompetitif, tepat sasaran, dan tetap memperhatikan kemampuan debitur.

Laila berharap semangat Bank Jambi dalam mengisi kemerdekaan berjalan searah dengan tujuan pembangunan daerah dan kebutuhan ekonomi masyarakat Jambi.

Menurutnya, Bank Jambi perlu semakin kompetitif menghadapi perkembangan industri keuangan, namun tetap mempertahankan keberpihakan terhadap kepentingan pembangunan ekonomi daerah.

Keberhasilan Bank Jambi, kata Laila, tidak semestinya hanya diukur melalui pertumbuhan aset, laba, maupun perkembangan bisnis dari tahun ke tahun.

Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kehadiran Bank Jambi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui akses pembiayaan dan layanan keuangan.

Masyarakat yang semakin mudah memperoleh modal, produktif mengembangkan usaha, mandiri secara ekonomi, dan meningkat kesejahteraannya menjadi gambaran keberhasilan perbankan daerah.

READ  Berawal dari Ajakan Bertemu, Pria di Tanjab Timur Kini Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual

Dengan demikian, makna kemerdekaan bagi Bank Jambi tidak berhenti pada peringatan seremonial setiap 17 Agustus, tetapi diterjemahkan melalui kerja ekonomi berkelanjutan.

Kontribusi tersebut dapat diwujudkan dengan memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, memperkuat digitalisasi, serta menjaga kualitas dan kesehatan bisnis perbankan.

“Sebagai BPD, Bank Jambi memiliki posisi penting untuk terus menjadi mitra pembangunan daerah sekaligus memperkuat peran intermediasi bagi pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Laila.

Semangat tersebut diharapkan mampu membuat kemerdekaan semakin terasa dalam kehidupan masyarakat, terutama melalui peluang usaha, akses modal, produktivitas, dan kesejahteraan yang meningkat.

Pada akhirnya, kemerdekaan ekonomi bukan sekadar kemampuan untuk berdiri sendiri, tetapi kesempatan bagi masyarakat Jambi untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh masa depan lebih baik.