Sementara itu, kondisi di SD Negeri 09 dilaporkan masih relatif aman dan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan pemantauan ketat. Untuk SMP Negeri 22, pihak terkait masih terus memantau perkembangan ketinggian air.
Sedangkan satuan pendidikan PAUD dan TK di wilayah Kecamatan Berbak telah lebih dahulu menerapkan sistem pembelajaran daring sejak beberapa hari lalu.
Tidak hanya di Kecamatan Berbak, penerapan pembelajaran daring juga telah dilakukan oleh sejumlah sekolah di kecamatan lain di Kabupaten Tanjabtimur.
Kecamatan Sabak Timur, Dendang, Kuala Jambi, Mendahara, Nipah Panjang, dan Rantau Rasau dilaporkan telah menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kondisi lapangan akibat banjir.
Pemerintah daerah bersama pihak sekolah terus memantau perkembangan situasi banjir dan mengutamakan keselamatan peserta didik serta tenaga pendidik hingga kondisi kembali normal dan memungkinkan untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka.(cna)











