AdvetorialDaerahEkonomi Bisnis

Ariansyah Beberkan Strategi Pemprov Jambi Bawa Kopi Kerinci Go Global

×

Ariansyah Beberkan Strategi Pemprov Jambi Bawa Kopi Kerinci Go Global

Sebarkan artikel ini

Pemprov Jambi juga menyiapkan pembentukan Jambi Coffee Export Task Force sebagai wadah koordinasi lintas sektor. Tim tersebut nantinya melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Kementerian Perdagangan, perwakilan RI di luar negeri, koperasi hingga eksportir.

Keberadaan tim ini diarahkan untuk mencari calon pembeli potensial, membuka akses pasar baru serta memastikan keberlanjutan kontrak ekspor kopi Jambi.

Selain itu, Ariansyah juga menekankan pentingnya penguatan promosi berbasis digital. Strategi tersebut dilakukan melalui website, katalog digital, video profil produk, serta media sodial.

Tak hanya menunggu buyer dari luar negeri, Pemprov Jambi juga mendorong agar calon pembeli datang langsung ke Kerinci melalui program Buyer to Kerinci.

Program tersebut akan mempertemukan buyer dengan petani dan pelaku usaha melalui kunjungan ke kebun, melihat proses pengolahan, mengikuti cupping, festival kopi hingga business matching.

“Buyer harus kita datangkan langsung ke Kerinci. Mereka bisa melihat kebun, proses pengolahan dan kualitas kopi secara langsung,” jelasnya.

Untuk memperkuat jalur ekspor kopi, Pemprov Jambi mendorong penguatan infrastruktur dan layanan ekspor melalui Pelabuhan Talang Duku, fasilitas pergudangan, kontainer hingga layanan freight forwarding.

Selama ini, akses distribusi dan ekspor kopi masih berpotensi bergantung pada daerah lain.

Di saat yang sama, nilai tambah produk juga akan terus ditingkatkan. Kopi Jambi tidak hanya dipasarkan dalam bentuk green bean, tetapi dikembangkan menjadi roasted coffee, ground coffee, capsule hingga drip bag.

Produk tersebut nantinya diarahkan memiliki merek yang kuat sehingga mampu bersaing dan memiliki posisi di pasar kopi global.

Pemprov Jambi menargetkan kopi Jambi mampu menembus 15 hingga 20 negara tujuan ekspor, memiliki 30-50 buyer aktif, melahirkan lebih dari 10 koperasi ekspor, serta melibatkan ribuan petani yang tersertifikasi.

READ  Dinas PUTR Jambi Periksa 289 Jembatan Provinsi, Pastikan Aman dan Layak Dilalui Masyarakat

Selain itu, pemerintah menargetkan seluruh produk kopi memiliki sistem traceability, memperkuat posisi di pasar specialty coffee dan produk olahan, serta meningkatkan volume ekspor yang dilakukan melalui Jambi.

Dalam jangka panjang, seluruh strategi tersebut diarahkan untuk membangun “Kopi Kerinci Go Global” sebagai salah satu merek kopi asal Indonesia yang dikenal dan memiliki daya saing di pasar dunia. (*)