DaerahPemerintahan

Rp90 Miliar untuk Jalan Tanjab Timur, Buah dari Bupati yang Tak Henti Mengetuk Pintu Pusat

×

Rp90 Miliar untuk Jalan Tanjab Timur, Buah dari Bupati yang Tak Henti Mengetuk Pintu Pusat

Sebarkan artikel ini

MUARASABAK, netinfo.id – Jalan rusak dan kondisi geografis gambut selama bertahun-tahun menjadi tantangan besar bagi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Kini, harapan perbaikannya mulai menemukan titik terang.

Tahun ini, Tanjung Jabung Timur diproyeksikan mendapat alokasi sekitar Rp90 miliar melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Nilai tersebut disebut sebagai alokasi terbesar untuk pembangunan jalan melalui skema tersebut di Provinsi Jambi.

Kabar itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi, Edi Purwanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Jabung Timur. Edi meninjau langsung sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program Inpres Jalan Daerah di Kecamatan Rantau Rasau dan Muara Sabak Timur.

Bagi Edi, angka Rp90 miliar itu bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ada proses panjang di baliknya mulai dari memperjuangkan aspirasi daerah hingga meyakinkan pemerintah pusat bahwa Tanjung Jabung Timur memang membutuhkan perhatian lebih.

Edi mengungkapkan, kunjungan tersebut merupakan kali kedua dirinya datang ke Tanjung Jabung Timur setelah sebelumnya mendapat aspirasi langsung dari Bupati Dillah Hikmah Sari.

“Beliau beberapa kali ketemu saya, menceritakan bahwa ruas Tanjung Jabung Timur itu jalan yang mantap hanya 16 persen,” kata Edi.

Ketika “Cerewet” Menjadi Modal Lobi

Ada satu kalimat Edi Purwanto yang mencairkan suasana ketika menyinggung perjuangan pembangunan jalan di Tanjung Jabung Timur.

Ia menyebut Bupati Dillah Hikmah Sari sebagai kepala daerah yang “agak cerewet” karena terus menanyakan dan memperjuangkan pembangunan jalan untuk daerahnya.

“Bupatinya agak cerewet, tanya terus. Tidak apa-apa bagi kita, tidak masalah,” ujar Edi.

Candaan itu terdengar ringan. Namun di baliknya tersimpan cerita tentang bagaimana sebuah daerah memperjuangkan kebutuhan infrastrukturnya di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat.

READ  Balai Bahasa Provinsi Jambi Tekankan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Jurnalistik

Edi mengatakan, Tanjung Jabung Timur pada tahun sebelumnya belum mendapatkan alokasi melalui skema Inpres Jalan Daerah. Karena itu, perjuangan untuk mendapatkan porsi anggaran pada tahun ini dilakukan lebih intensif.