JAMBI, netinfo.id – Di tengah pesatnya perubahan tren musik, musik rock di Kota Jambi ternyata masih memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang.
Salah satu sosok yang berperan besar menjaga eksistensi tersebut adalah Eko Sinyo, penggagas sekaligus pendiri Rock Rise, panggung musik yang lahir dari kecintaan terhadap musik rock dan semangat menjaga persaudaraan antarmusisi di Jambi.
Bagi Eko, Rock Rise bukan sekadar konser atau ajang hiburan. Ia merancang acara itu sebagai ruang silaturahmi bagi musisi lintas generasi, mulai dari band-band lawas hingga kelompok musik muda yang baru merintis perjalanan di dunia musik rock.
Rock Rise pertama kali digelar pada 2021, saat skena musik rock di Jambi kehilangan ruang tampil dan banyak band vakum akibat situasi tersebut.
Kondisi tersebut yang mendorong Eko bersama sejumlah rekan musisi menghadirkan wadah untuk menghidupkan kembali semangat bermusik sekaligus mempererat silaturahmi komunitas rock di Provinsi Jambi.
“Rock Rise bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan. Kami ingin menunjukkan bahwa musik rock di Jambi masih hidup dan memiliki banyak talenta yang patut diapresiasi,” kata Eko. Senin (13/7/2026).
Perjalanan Rock Rise tidak selalu mulus. Acara ini bermula dari panggung sederhana yang mengandalkan semangat gotong royong,
lalu berkembang perlahan hingga memasuki penyelenggaraan keenam pada 2026 dengan menghadirkan puluhan band lokal dari berbagai subgenre rock dan metal.
Selain dikenal sebagai penggerak komunitas, Eko juga merupakan gitaris Enjoy Band, salah satu grup musik rock yang cukup dikenal di Jambi. Melalui band tersebut, ia tetap aktif tampil di berbagai panggung sembari terus mendorong regenerasi musisi rock di daerah.











