JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas lingkungan melalui sejumlah program prioritas, mulai dari penyusunan program lampu jalan berbasis kecamatan hingga perluasan program Kampung Bahagia.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan terarah.
“Kami ingin memastikan setiap wilayah mendapatkan penanganan yang terukur. Program lampu jalan akan disusun per kecamatan agar percepatan bisa dilakukan secara sistematis dan merata,” ujar Maulana, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Selasa (31/03/26).
Program Lampu Jalan Per Kecamatan
Pemkot Jambi akan menyusun rencana detail pemasangan lampu jalan berbasis wilayah kecamatan. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan infrastruktur publik yang hingga tahun 2025 telah terealisasi sekitar 25.300 unit, namun masih belum mencukupi kebutuhan secara keseluruhan.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan utilitas umum lainnya, termasuk pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di sejumlah titik.
Finalisasi OPBM dan Pengelolaan Sampah
Di sektor lingkungan, Pemkot Jambi tengah memfinalisasi pengadaan OPBM (Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat) sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah tertutup.
Program ini akan mengedepankan mekanisme pengambilan sampah langsung dari rumah warga, sekaligus menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) secara bertahap.
“Pengelolaan sampah ke depan harus lebih modern dan tertutup. Kita dorong pengambilan dari rumah ke rumah, dan TPS akan kita tutup secara bersama-sama,” tegas Maulana.
Perluasan Program Kampung Bahagia











