JAMBI, netinfo.id – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua nelayan yang dilaporkan belum kembali setelah melaut di perairan Ambang Luar, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, berakhir dengan hasil positif.
Kedua nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi selamat, meski mengalami kelelahan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi Adah Sudarsa mengatakan, kedua nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
“Keduanya seharusnya sudah kembali sekitar pukul 16.00 WIB. Namun hingga waktu yang ditentukan, mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi,” ujar Adah Sudarsa dalam laporan akhir operasi SAR, Senin (28/9/2026).
Informasi mengenai keberadaan kedua nelayan diterima Kantor SAR Jambi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.10 WIB dari Muktiali, Ketua RT 05.
Berdasarkan keterangan saksi, kapal yang digunakan kedua nelayan tersebut sempat terlihat oleh nelayan lain di sekitar perairan Ambang Luar pada Minggu (27/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak delapan rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Tungkal diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.30 WIB. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.
Tim SAR gabungan kemudian menyisir wilayah perairan dengan total area pencarian mencapai sekitar 46 nautical mile (NM). Pencarian dilakukan di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan informasi dan perkiraan lokasi terakhir kapal terlihat.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.50 WIB, Tim SAR gabungan menemukan kedua korban dalam kondisi selamat, namun dalam keadaan lemas. Keduanya ditemukan di titik koordinat 0°38.215′ LS – 103°45.251′ BT.
“Kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah ditemukan, Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi,” kata Adah.










