TANJABBARAT, netinfo.id – Operasi SAR terhadap satu orang nelayan yang dilaporkan belum kembali dari melaut di Perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, berakhir dengan hasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Korban atas nama Rolah (23) berhasil ditemukan meskipun dalam keadaan lemas.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 06.45 WIB dari Gontor, yang merupakan paman korban.
Sebelumnya, korban diketahui berangkat melaut pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.
Hingga waktu yang dilaporkan, korban belum kembali dan tidak dapat dihubungi. Saksi juga menyampaikan bahwa perahu korban sempat mengalami mati mesin sekitar pukul 04.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan RIB 02 Jambi.
Pencarian dilakukan dengan menyisir area seluas kurang lebih 250 NM² di sekitar perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban.
Pada 27 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan dalam keadaan selamat.
Korban ditemukan pada koordinat sekitar 0°38’36.23”S 103°21’08.97”E atau lebih tepatnya di kuala sungai hujan kecamatan reteh Kab Indragiri Hilir.
Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumahnya di Parit 5, Kampung Nelayan, Tungkal Ilir.
Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat, pada pukul 13.00 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing penutupan. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Operasi pencarian melibatkan unsur Rescuer USS Tungkal, Baharkam Mabes Polri, Ditpolairud Jambi, Polres Tanjung Jabung Barat, Pos TNI AL, Babinsa, BPBD Tanjung Jabung Barat, PMI, serta masyarakat.
Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan sejumlah sarana dan peralatan SAR, di antaranya RIB 02, Rescue Carrier, peralatan water rescue, peralatan selam, peralatan medis, komunikasi, evakuasi, serta peralatan pendukung lainnya.
Kondisi cuaca selama pelaksanaan pencarian dilaporkan hujan dengan tinggi gelombang sekitar 0,1–0,5 meter.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap Rolah (23) dinyatakan selesai.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh unsur SAR Gabungan serta bantuan masyarakat dan nelayan dalam proses pencarian dan penemuan korban.(*)











