Warga setempat memilih bersikap hati-hati dan tidak melakukan evakuasi secara mandiri. Salah seorang warga, Amir, mengatakan kondisi jasad yang telah mengapung membuat masyarakat sepakat menunggu kehadiran aparat berwenang.
“Kami tidak berani mengevakuasi sendiri. Semua menunggu polisi,” katanya.
Sementara itu, para kepala desa di sekitar aliran sungai mulai mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila ada anggota keluarga yang dilaporkan hilang. Data identitas serta ciri-ciri korban dinilai penting guna mempercepat proses identifikasi.
Pihak kepolisian pun mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses evakuasi dan penyelidikan berjalan,” tegas Kapolsek.**











