Pada kesempatan tersebut Wagub Sani juga berpesan kepada seluruh peserta festival untuk terus melestarikan tradisi yang telah dilaksanakan dengan sentuhan kreativitas yang lebih positif, sehingga warisan budaya yang penuh makna tidak hilang ditelan zaman dan harus terus berkembang lebih baik, lebih tertata, dan lebih bermakna.
”Terahkhir saya sampaikan, mari kita jaga seluruh rangkaian kegiatan agar tetap
menjunjung tinggi ketertiban, keamanan, dan keselamatan. Jadikan festival ini sebagai ajang mempererat persaudaraan. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadhan maupun kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Arakan Sahur di malam-malam Ramadhan 1447 Hijriah.
”Kami mengapresiasi kreativitas yang ditampilkan para peserta yang semakin baik dan berkembang setiap tahunnya. Semoga kreasi dan inovasi generasi muda kita terus meningkat dalam melestarikan tradisi budaya kebanggaan Tanjung Jabung Barat,” ungkapnya.
Menurut Bupati, selain menjadi wadah silaturahmi, Festival Arakan Sahur juga berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
”Terima kasih kepada para pelaku UMKM yang telah menyuguhkan beragam kuliner khas daerah. Kegiatan ini menjadi pemantik ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri rumahan,” ucapnya.
Bupati H. Anwar Sadat juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan selama festival berlangsung agar Kuala Tungkal tetap menjadi kota yang asri, nyaman, dan tertib. (Adv)











