Wagub berharap melalui kegiatan ini akan lahir para pendidik, konselor, dan tenaga profesional yang mampu menjadi pendamping, pembimbing, sekaligus agen perubahan dalam membangun generasi yang sehat mental, berakhlak mulia, dan kompetitif.
Ia juga mendorong agar momentum BK Festival dimanfaatkan secara optimal, baik oleh mahasiswa maupun pimpinan perguruan tinggi serta pemangku kebijakan, guna memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam menghadirkan layanan bimbingan dan konseling yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, ia berharap kegiatan ini melahirkan gagasan-gagasan segar dalam semangat kolaborasi lintas generasi, sehingga menghadirkan warna baru dalam pembangunan pendidikan di Provinsi Jambi yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas SDM.
Sementara itu, akademisi UNJA, Syamsul Rizal, S.H., M.H., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilainya sebagai lompatan maju bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengembangkan minat dan potensi mahasiswa, tetapi juga turut menghidupkan seni budaya di Provinsi Jambi melalui kompetisi dan kreativitas mahasiswa di bidang seni.
Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa BK yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap BK Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Ketua Pelaksana BK Festival, Nabila Zahrani, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda.
Tema “Metamorf: Dua Era Menuju Warna Baru” menggambarkan transformasi mahasiswa bimbingan dan konseling sebagai individu yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tetap berakar pada nilai-nilai tradisional, serta berani berinovasi dalam menghadapi modernitas.
Kegiatan yang berlangsung pada 13–14 Februari 2026 ini menghadirkan berbagai cabang lomba seni, antara lain vokal solo, tari kreasi, stan UMKM, serta pemilihan Bujang dan Gadis BK 2026. Peserta berasal dari pelajar SLTA sederajat, mahasiswa se-Kota Jambi dan Muaro Jambi, serta civitas akademika Universitas Jambi.(Adv)











