Ia menegaskan, pihaknya kini tengah melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran video tersebut. Jika terbukti terjadi di Lapas Kelas IIA Jambi, tindakan tegas dipastikan akan diambil.
“Kalau ini memang benar, saya pastikan ada hukuman berat terhadap napi yang bersangkutan,” tegasnya.
Yang membuat situasi ini makin ironis, pihak lapas diketahui baru saja melakukan razia sebelumnya. Namun kemunculan video ini justru menjadi tanda tanya besar.
“Kami baru saja melakukan razia kemarin, tapi ini masih kita telusuri,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena dinilai tidak lazim dan mencederai citra pengawasan di dalam lapas. (*)











