Wali Kota juga menyinggung peluang peningkatan kompetensi sumber daya manusia Tirta Mayang melalui kesempatan belajar di Jepang, serta transfer pengalaman, keahlian dan teknologi dari Osaka.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang, Dwike Riantara, menyampaikan bahwa dalam implementasi kerja sama ini, Tirta Mayang juga akan menerima hibah berupa 500 material perpipaan berikut aksesoris teknologi Jepang untuk dipasang pada 500 sambungan rumah di area percontohan.
Selain itu, program ini juga mencakup penyusunan pedoman konstruksi dan manajemen jaringan perpipaan, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis di Jambi maupun di Jepang.
Kegiatan meliputi pendampingan penyusunan manual pedoman operasi dan pemeliharaan, peningkatan pengelolaan kualitas air, serta instrumen pengukuran seperti turbidity meter dan residual chlorine concentration meter.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam transformasi peningkatan kinerja Perumdam Tirta Mayang. Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, Kementerian PU, JICA, dan mitra dari Jepang, diharapkan Kota Jambi dapat menjadi model pengembangan sistem penyediaan air minum di Indonesia yang kinerjanya efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.(*)











