Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus praktik lapangan, yakni mekanisme operasional Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), teknik Traffic Accident Analysis (TAA) untuk penanganan kecelakaan yang lebih akurat, serta penguatan kembali teknik pengaturan lalu lintas di lapangan.
Kombes Pol. Adi Benny Cahyono melalui konsep program ini menekankan bahwa “Polantas Belajar Bersamo” bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas fungsi.
“Tujuannya agar setiap personel, tanpa memandang fungsi asalnya, memiliki wawasan luas mengenai tugas teknis di bidang lain. Dengan memahami teori yang diimplementasikan langsung dalam praktik, kita mencetak personel yang tangguh, profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik secara terpadu,”.
Uniknya, pelatihan ini didesain secara efisien dengan durasi satu jam setiap pagi. Pola ini memastikan kompetensi personel terus bertambah tanpa mengganggu aktivitas pelayanan rutin kepada masyarakat maupun kedinasan lainnya.
Dengan bergulirnya program ini secara bergiliran mulai dari fungsi Bagbinopsnal hingga Subbagrenmin, Ditlantas Polda Jambi berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya belajar demi mewujudkan Polri yang Presisi di mata masyarakat Jambi.(*)











