Dari lokasi kejadian, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa jaring milik korban. Sementara itu, perahu yang digunakan korban saat melaut hingga kini belum ditemukan.
Kapolres juga menyampaikan bahwa korban berasal dari keluarga sederhana, sehingga proses penanganan jenazah dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tersebut.
“Jenazah telah kami serahkan kepada pihak keluarga di Nipah Panjang untuk selanjutnya dibawa kembali ke Kabupaten Lingga,” ungkapnya.
Sebelumnya, warga Desa Sungai Sayang sempat digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan pesisir pada Kamis (26/3/2026).
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ambo Senang (29), yang saat itu sedang mencari kepiting di sekitar lokasi. Ia mencium bau menyengat sebelum akhirnya menemukan kerangka manusia yang sudah dalam kondisi tulang-belulang, dengan pakaian yang masih melekat di tubuh.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian hingga akhirnya dilakukan proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Dengan terungkapnya identitas korban, misteri penemuan tengkorak tersebut kini mulai menemui kejelasan, meski pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.(*)











