Ia menegaskan, kasus ini tidak hanya menimpa satu anak, melainkan puluhan siswa dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Sekernan. Karena itu, ia meminta pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekernan bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Saya tidak menyangka sampai puluhan anak mengalami keracunan. Pihak SPPG harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Hal senada disampaikan pihak salah satu sekolah dasar di Kecamatan Sekernan. Mereka menyebutkan bahwa siswa yang mengalami keracunan berasal dari berbagai sekolah, bukan hanya satu lembaga pendidikan.
“Kejadian ini menimpa siswa dari beberapa sekolah. Kami berharap ada pertanggungjawaban dan evaluasi serius agar tidak terulang,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, para siswa masih menjalani perawatan medis, sementara pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi untuk memastikan penyebab keracunan serta menjamin keamanan program Makanan Bergizi Gratis di lingkungan sekolah.(*)











