JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota Jambi bersiap meluncurkan program Kampung Bahagia sebagai bagian dari transformasi besar pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang terintegrasi.
Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh sampah rumah tangga dikelola secara sistematis tanpa lagi bergantung pada TPS konvensional.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyampaikan bahwa seluruh kecamatan di Kota Jambi saat ini telah masuk dalam skema pelayanan OPBM.
“Alhamdulillah, kecamatan pelayanan sudah 100 persen OPBM. Tidak ada lagi TPS di tingkat kecamatan,” kata Maulana saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, di kawasan Danau Sipin, Sabtu (11/04/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah seperti Kelurahan Budiman dan Kasang Jaya telah lebih dulu berhasil menerapkan sistem ini, di mana masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Di Kelurahan Budiman sudah tidak ada lagi rumah tangga yang membuang sampah sembarangan. Kasang Jaya juga sudah berjalan,” katanya.
Ke depan, seluruh 68 kelurahan di Kota Jambi akan terintegrasi dalam sistem ini. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan sarana pendukung, termasuk armada pengangkut dan depo transit.
“Bulan April ini setelah pengadaan transportasi selesai, kita akan launching,” jelas Maulana.











