“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah, termasuk melalui kesediaan menjadi orang tua asuh agar upaya penurunan angka stunting berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Menurut AKP Edi Siswanto, program penanganan stunting yang dilaksanakan Polsek Sadu ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat,
terutama dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri melalui pendekatan sosial yang humanis.
“Ini juga memperkuat kerja sama lintas sektor antara kepolisian dan pemerintah desa, serta mendorong pentingnya monitoring berkelanjutan untuk memastikan keluarga penerima bantuan benar-benar mengalami perbaikan status gizi,” pungkasnya.(*)











