EkonomiNewsPeristiwa

Polri Percepat Layanan Kesehatan bagi Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

×

Polri Percepat Layanan Kesehatan bagi Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini

Keluhan kesehatan yang banyak ditemukan antara lain diare, influenza, demam, hipertensi, gangguan lambung, hingga luka berat dan ringan yang dialami korban evakuasi.

Aceh tercatat sebagai wilayah dengan dampak korban tertinggi. Hingga tanggal tersebut, sebanyak 2.481 jiwa menjadi korban dengan mayoritas mengalami luka ringan, sementara 356 jiwa dilaporkan meninggal dunia.

Di Sumatera Barat, beban layanan medis juga meningkat signifikan. Posko kesehatan telah melayani 7.153 pasien dengan berbagai keluhan, mulai dari demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, gangguan lambung, nyeri perut, hingga hipertensi.

Untuk memperkuat penanganan, Polri juga mengerahkan 34 personel DVI untuk identifikasi jenazah, 12 personel psikologi untuk layanan trauma healing, serta 86 ambulans yang disiagakan di tiga provinsi terdampak.

Hingga pukul 16.30 WIB, layanan kesehatan mencatat perkembangan signifikan, di antaranya: 25 jenazah teridentifikasi dan 209 pengungsi di Aceh mendapat layanan medis; 97 pengungsi di Sumut telah ditangani,

dan 1 jenazah teridentifikasi serta 287 pengungsi mendapat layanan di Sumbar. Secara keseluruhan, 1.243 personel Polri dikerahkan dalam operasi ini dengan total 848.076 pengungsi di tiga provinsi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa hambatan medan tidak menjadi penghalang bagi Polri untuk melaksanakan tugas kemanusiaan.

“Perjalanan tim kesehatan bukan hanya tentang menembus akses yang rusak, namun memastikan masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pertolongan. Setiap menit sangat berarti bagi penyelamatan warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri terus meningkatkan pelayanan karena jumlah korban luka dan potensi penyakit pasca-banjir terus meningkat.

“Polri hadir memperkuat layanan kesehatan serta bekerja bersama pemerintah daerah dan relawan. Tidak peduli seberapa sulit aksesnya, Polri berkomitmen hadir hingga titik terdampak terakhir. Inilah wujud transformasi Polri dalam operasi kemanusiaan,” tutupnya.(*)

READ  Tunaikan Janji, Gubernur Al Haris Berangkatkan Orang Tua Atlet Peraih Emas PON Aceh - Sumut untuk Umroh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *