“Pengaturan waktu perjalanan sangat penting untuk menghindari penumpukan kendaraan. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh tidak fit. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Tidak hanya bagi pemudik, masyarakat yang mengisi libur Lebaran dengan berwisata juga diimbau untuk tetap berhati-hati serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik, petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait terus disiagakan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan Kabid Humas, apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau mengalami kondisi darurat di perjalanan, dapat menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam.
“Layanan 110 siap memberikan bantuan kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik selama arus balik Lebaran. Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” tutupnya.(*)











