Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan spiritual yang tidak hanya dirasakan oleh Anak Binaan, tetapi juga oleh seluruh petugas, sehingga tercipta lingkungan pembinaan yang religius, harmonis, dan berkesinambungan,” ujar Kasogi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Batang Hari, H. Muslim, M.Sy, menyampaikan, “Kami menyambut baik terjalinnya kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperluas kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah.
Melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di LPKA Muara Bulian, kami berharap pengelolaan zakat dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pembinaan serta kesejahteraan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan Surat Keputusan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di LPKA Kelas II Muara Bulian sebagai bentuk legalitas dan penguatan kelembagaan dalam pengelolaan zakat di lingkungan LPKA,” ujarnya.
Ketua Umum MUI Kabupaten Batang Hari, Drs. KH. Zaharuddin, AK, menambahkan bahwa “Kami mengapresiasi langkah LPKA Kelas II Muara Bulian dalam memperkuat pembinaan keagamaan melalui kerja sama ini.
MUI siap memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan spiritual, pendampingan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai moral agar Anak Binaan memiliki bekal iman dan akhlak yang kuat ketika kembali ke masyarakat.”
Melalui sinergi ini, LPKA Kelas II Muara Bulian terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, peningkatan spiritualitas, serta kesiapan Anak Binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.(*)











