Rombongan Diskominfo disambut langsung oleh jajaran manajemen Telkom Group, di antaranya Philipus Nanang selaku Vice President LBCC Telkomsel, Widi Sulistyanto selaku General Manager Telkomsat, Nabila selaku Account Manager PT Telkom, serta Vidiyan selaku Presales Engineer.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Telkomsat memaparkan solusi Internet Merah Putih, yaitu layanan internet berbasis satelit broadband unlimited dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS). Layanan ini dirancang khusus untuk menjangkau wilayah pelosok dengan akses tanpa batas kuota.
General Manager Telkomsat, Widi Sulistyanto, menyampaikan bahwa teknologi satelit nasional tersebut merupakan solusi efektif bagi daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan fiber optik.
“Dengan teknologi satelit nasional, konektivitas internet dapat menjangkau hingga wilayah terluar dan terpencil di Provinsi Jambi,” jelas Widi.
Selain itu, turut diperkenalkan solusi Starlink Business Service (SBS) serta teknologi femtocell sebagai alternatif penguatan jaringan komunikasi di wilayah dengan keterbatasan sinyal.
Upaya jemput bola ini merupakan bagian dari rangkaian langkah nyata Dinas Kominfo Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam percepatan pemerataan infrastruktur digital. Sehari sebelumnya, pada Senin (09/02/2026), Fajar Alamsyah juga melakukan audiensi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyerahkan proposal serupa.
Ia menegaskan bahwa pengentasan wilayah blank spot menjadi perhatian serius Bupati Tanjung Jabung Timur. Bahkan, langkah proaktif yang dilakukan merupakan arahan langsung kepala daerah agar perangkat daerah tidak bersikap pasif menunggu kehadiran penyedia layanan.
“Bupati secara tegas menginstruksikan seluruh OPD untuk proaktif menjemput program hingga ke pemerintah pusat. Semua ini dilakukan untuk memastikan program-program yang telah direncanakan dapat berjalan efektif, meskipun di tengah adanya kebijakan efisiensi anggaran,” pungkasnya.(*)











