Penilaian dilakukan secara menyeluruh mencakup perjuangan pribadi, dedikasi dan pengabdian, capaian prestasi guru dan siswa, inovasi pembelajaran, serta kontribusi sosial di sekolah dan masyarakat.
Para peserta juga mendapatkan pembekalan materi seperti kesehatan mental siswa, pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI), public speaking, dan metode pembelajaran lainnya.
Selain Bambang, penghargaan juga diberikan kepada:
Fadolul Ghafur, S.Si (MA Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, Jawa Timur) sebagai Terbaik 2, menerima satu unit Honda Vario160 dan dana pembinaan Rp5 juta.
Edi Arham, S.Psi., M.Pd (SDN Lalowata, Konawe, Sulawesi Tenggara) sebagai Terbaik 3, menerima satu unit Honda Stylo160 dan dana pembinaan Rp4 juta.
Kapsia, S.Pd., Gr (SMAN 2 Halmahera Timur, Maluku Utara) sebagai Terbaik 4, menerima satu unit Honda Scoopy dan dana pembinaan Rp3 juta.
Rizqiyawati, S.Pd (SMK Muhammadiyah Pekalongan, Jawa Tengah) sebagai Terbaik 5, menerima satu unit Honda BeAT dan dana pembinaan Rp2 juta.
Yayasan AHM juga memberikan dana pembinaan sebesar Rp10 juta kepada lima pengusul guru terbaik dari masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan pendidikan, sepanjang 2025 Yayasan AHM menyalurkan lebih dari Rp1,5 miliar beasiswa bagi 480 penerima manfaat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai tingkat SD hingga Perguruan Tinggi yang tersebar di Aceh,
Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo. Beasiswa ini diharapkan dapat mendukung peserta didik dalam meraih pendidikan yang lebih baik dan mewujudkan cita-cita mereka.(*)











