Ia menambahkan bahwa pembinaan kemampuan bela diri harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Pelaksanaan uji kenaikan sabuk tersebut juga mendapat sambutan antusias dari para prajurit. Sejak pagi hari, ratusan prajurit tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan ujian dengan penuh disiplin dan kesungguhan.
Antusiasme tersebut terlihat dari keseriusan para peserta saat memperagakan teknik dasar, rangkaian gerakan, hingga simulasi pertahanan diri dalam pencak silat militer yang menjadi bagian dari materi penilaian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan jasmani TNI AD untuk membentuk prajurit yang tidak hanya memiliki fisik prima, tetapi juga kemampuan bela diri yang mumpuni dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan.(*)











