Di sisi lain, brand-brand lokal seperti Kahve Coffee dan Dile Fruit.ID turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem UMKM di kawasan tersebut.
“Pavilium JBC dirancang untuk menjadi destinasi rekreasi yang terintegrasi dan berorientasi pada ekonomi masyarakat. Kami juga siap memenuhi kewajiban kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Agung.
Pavilium JBC adalah salah satu elemen vital dalam pengembangan JBC sebagai pusat bisnis dan komersial modern, yang pembangunannya didukung langsung oleh Pemerintah Provinsi Jambi dan investor nasional. Peresmiannya bahkan dihadiri langsung oleh Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia.
Dengan kombinasi antara kuliner, teknologi, dan hiburan, Pavilium JBC diharapkan menjadi motor penggerak sektor ritel, pariwisata, dan UMKM, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Kota Jambi di kancah regional. (*)











