DaerahNews

Ops Ketupat 2026 Berakhir, Polda Jambi: Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif di Tengah Peningkatan Aktivitas Masyarakat

×

Ops Ketupat 2026 Berakhir, Polda Jambi: Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif di Tengah Peningkatan Aktivitas Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Meski angka pelanggaran menurun, jumlah kecelakaan lalu lintas justru mengalami peningkatan. Tercatat 38 kejadian kecelakaan, naik 18 kejadian dari tahun 2025.

Namun, korban meninggal dunia menurun menjadi 2 orang dari sebelumnya 10 orang. Selain itu, tercatat 6 korban luka berat dan 56 luka ringan, dengan total kerugian materiil pada tahun 2026 mencapai Rp133,6 juta turun dari tahun 2025.

Menurut Kabid Humas, peningkatan kecelakaan ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat, khususnya penggunaan kendaraan pribadi yang mendominasi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Secara nasional, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 mencapai 143,92 juta orang, yang berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas serta potensi gangguan Kamtibmas, seperti pencurian rumah kosong, penipuan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Dalam evaluasi akhir, Polda Jambi menekankan pentingnya langkah lanjutan pasca operasi, antara lain pemetaan daerah rawan kriminalitas dan terorisme, peningkatan patroli serta deteksi dini, sosialisasi kepada masyarakat, pelibatan aktif Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan kelurahan, serta penguatan koordinasi lintas instansi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, khususnya dalam menjaga keamanan rumah saat ditinggal serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas.

Ditambahkan Kabid Humas, secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polda Jambi berjalan sukses, aman, dan terkendali. Meskipun terdapat peningkatan pada angka kejahatan dan kecelakaan lalu lintas, kondisi umum tetap kondusif dengan minimnya konflik sosial serta tidak adanya aksi unjuk rasa.

“Ke depan, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman, tidak hanya saat momentum Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(*)

READ  Aktivis Sarat Kepentingan: Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan - Siapa yang Sebenarnya Sedang Dikawal?