EkonomiNews

Ekonomi Jambi Menguat, Kinerja Industri Jasa Keuangan Tumbuh Positif hingga November 2025

×

Ekonomi Jambi Menguat, Kinerja Industri Jasa Keuangan Tumbuh Positif hingga November 2025

Sebarkan artikel ini

Penyaluran kredit masih didominasi oleh kredit konsumsi sebesar 42,86 persen, diikuti kredit investasi sebesar 32,30 persen dan kredit modal kerja sebesar 24,84 persen. Berdasarkan kategori debitur, kredit kepada UMKM mencapai 46,51 persen, sedangkan non-UMKM sebesar 53,49 persen.

Pada sektor Bank Perkreditan Rakyat (BPR), terjadi perubahan portofolio akibat penggabungan tiga BPR di Provinsi Jambi. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan penyaluran kredit BPR sebesar 10,17 persen (yoy) menjadi Rp1,02 triliun dan penurunan DPK sebesar 7,20 persen (yoy) menjadi Rp946,75 miliar. LDR BPR tercatat sebesar 83,80 persen dengan rasio NPL sebesar 17,63 persen.

Kinerja Industri Keuangan Non-Bank dan Pasar Modal

Pada sektor IKNB, aset perusahaan pergadaian tercatat menurun 1,38 persen (yoy) menjadi Rp2,11 miliar akibat penurunan pinjaman yang diberikan.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan oleh perusahaan pembiayaan hingga Oktober 2025 mencapai Rp9,14 triliun atau tumbuh 1,85 persen (yoy) dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) sebesar 2,94 persen.

Di sektor pasar modal, jumlah investor di Provinsi Jambi terus meningkat menjadi 180.064 Single Investor Identification (SID), tumbuh 46,09 persen (yoy).

Nilai penjualan saham pada November 2025 tercatat sebesar Rp1,581 triliun atau meningkat 7,91 persen (yoy), sedangkan transaksi reksa dana mencapai Rp198,92 miliar atau melonjak 88,19 persen (yoy).

Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan TPAKD

Sepanjang tahun 2025, OJK Jambi telah melaksanakan 161 kegiatan edukasi keuangan dengan total peserta mencapai 31.207 orang. Selain itu, OJK Jambi menerima 252 pengaduan konsumen yang didominasi oleh sektor IKNB dan perbankan.

Pada Desember 2025, Satgas PASTI Provinsi Jambi juga menemukan tiga entitas yang terindikasi melakukan aktivitas keuangan ilegal dan telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

READ  Kebakaran Hebat di Geragai, 8 Hektare Kebun Sawit Hangus

OJK Jambi mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tawaran investasi ilegal dan memastikan legalitas entitas keuangan melalui kanal resmi OJK.

Dengan berbagai upaya tersebut, OJK Jambi optimistis kinerja industri jasa keuangan di Provinsi Jambi akan terus tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *