EkonomiNews

OJK Dorong Masyarakat Pahami Fundamental Data Sebelum Investasi Kripto

×

OJK Dorong Masyarakat Pahami Fundamental Data Sebelum Investasi Kripto

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby, menyatakan bahwa industri aset keuangan digital saat ini telah memiliki fondasi yang solid dan mampu bersaing di tingkat global.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pelaku dalam ekosistem yang terus dijaga integritasnya di bawah pengawasan OJK.

Ekosistem aset kripto di Indonesia saat ini ditopang oleh tiga pilar utama, yakni bursa sebagai infrastruktur pencatatan transaksi secara real time, pedagang sebagai akses langsung bagi investor ritel, serta lembaga kliring dan kustodian yang menjamin keamanan aset pengguna. Ketiga pilar ini memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi dalam menjaga stabilitas industri.

Bulan Literasi Kripto merupakan bagian dari program literasi berkelanjutan yang secara konsisten diselenggarakan oleh OJK bersama ABI. Pada tahun 2026, kegiatan ini akan dilaksanakan di sejumlah kota, antara lain Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Manado.

Program BLK 2026 mencakup tiga fokus utama, yaitu literasi kripto untuk masyarakat umum, literasi blockchain bagi mahasiswa, akademisi, dan pengembang, serta literasi kripto bagi aparat penegak hukum.

Dari sisi perkembangan industri, hingga Februari 2026 jumlah akun konsumen aset kripto tercatat mencapai 21,07 juta. Hal ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat seiring dengan berkembangnya ekosistem aset keuangan digital di Indonesia.

Acara pembukaan BLK 2026 turut dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan, Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya, serta para pelaku industri aset keuangan digital dan kripto.(*)

READ  Kopda B Tembak 3 Polisi dengan Senpi Modifikasi, Senjata Diduga Rakitan
Editor: redaksi