netinfo.id – Timnas Italia kembali menambah daftar malam kelabu mereka di Giuseppe Meazza. Menjamu Norwegia di laga pamungkas Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Senin (17/11/2025) dini hari WIB, Gli Azzurri justru dilumat 1–4 oleh tamunya.
Norwegia pun pulang dengan koper berisi tiket ke putaran final, sementara Italia harus mengambil jalan memutar lewat play-off.
Padahal, start Italia sudah cakep. Baru 11 menit berjalan, Francesco Pio Esposito mencuri perhatian dan mencuri gol, memanfaatkan umpan Federico Dimarco yang sedap. Skor 1–0 bertahan sampai turun minum, dan para tifosi sempat bermimpi manis.
Tapi babak kedua? Wah, berubah jadi pentas opera Norwegia.
Menit 63, Antonio Nusa menari di kotak penalti dan mengubah skor jadi 1–1 setelah menerima umpan Alexander Sorloth. Mulai dari situ, Italia seperti meletakkan remote kontrol permainan di tangan Norwegia.
Lalu muncul lah sang pemeran utama: Erling Haaland.
Sang cyborg dari Oslo mencetak dua gol hanya dalam satu menit menit 78 dan 79 yang membuat stadion hening seperti kehilangan sinyal. Norwegia berbalik unggul 3–1 dan semakin menggila.
Tak puas, Jorgen Strand Larsen menutup malam dengan gol menit 90+3. Italia 1, Norwegia 4. Lampu stadion masih terang, tapi mimpi Italia meredup.
Norwegia mengakhiri grup dengan 24 poin dari 8 laga. Sempurna. Rapi. Tanpa cacat. Italia? Enam poin di belakang, dan harus menunggu nasib lewat jalur ‘remedial’.
Portugal Ikut Lolos : Pesta 9 Gol Tanpa Ronaldo
Sementara itu, Norwegia bukan satu-satunya yang merayakan kelolosan. Portugal juga mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Armenia dengan skor yang bikin kalkulator panas: 9–1.
Yang menarik? Kemenangan itu hadir tanpa Cristiano Ronaldo. Justru absennya CR7 membuat pasukan Seleção tampil seperti konser orkestra semua pemain ikut nyanyi, semua ikut nyetak gol.
Bruno Fernandes dan Joao Neves kompak mencetak hattrick. Renato Veiga, Goncalo Ramos, dan Chico Conceição masing-masing menyumbang satu gol untuk melengkapi pesta.
Portugal menutup Grup F sebagai juara dengan 13 poin dari 6 laga, unggul tiga angka dari Republik Irlandia.(*)
sumber : http://bola.com











