Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari Rescue D-Max, drone thermal, rubber boat, perahu rafting, hingga perlengkapan komunikasi dan navigasi. Cuaca di titik lokasi terpantau berawan.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, S.T., menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara hati-hati mengingat karakteristik medan yang berisiko tinggi.
“Tim melakukan pencarian dengan metode yang disesuaikan kondisi lapangan. Prioritas kami adalah menemukan dua korban hilang secepat mungkin,” katanya.
Hingga malam ini, pencarian hanya dilakukan melalui pemantauan dari tepi tebing karena keterbatasan visual akibat kondisi gelap. Informasi lanjutan akan dirilis setelah operasi pencarian menunjukkan perkembangan terbaru.(*)











