Ketua Pengakap Negara Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Profesor Dr. Mohd Zin Bidin, menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan sekadar seremoni formal. Menurutnya, Jambi merupakan mitra strategis dalam memperluas jejaring komunitas kepanduan di Asia Tenggara.
“Kami melihat komitmen nyata dari pimpinan daerah di Jambi dalam memupuk kesepahaman regional. Ini adalah jembatan emas untuk mempererat kerja sama di bidang pembangunan pemuda, pertukaran budaya, hingga latihan kepemimpinan yang melintasi batas geografis,” ujar Dr. Mohd Zin Bidin dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Sekda Jambi Sudirman mengungkapkan bahwa apresiasi dari Negeri Jiran ini menjadi momentum penting bagi hubungan diplomatik kedua wilayah.
”Penghargaan ini adalah kehormatan bagi seluruh masyarakat Jambi. Kami berharap semangat brotherhood of scouting (persaudaraan kepanduan) ini mampu memperkuat kohesi sosial dan kerja sama ekonomi serta budaya antara Provinsi Jambi dengan Negara Diraja Malaysia, khususnya Negeri Melaka,” tutur Sudirman.
Acara yang bertajuk Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat Persekutuan Pengakap Malaysia ini turut dihadiri oleh deretan pejabat tinggi, di antaranya: YB. Datuk VP Shanmugam, Exco Pembangunan Belia, Sukan, dan NGO (mewakili Ketua Menteri Melaka) dan juga Dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, Ketua TP PKK Kota Jambi beserta sejumlah jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi.
Pihak Persekutuan Pengakap Malaysia menutup prosesi dengan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pimpinan Jambi.
Keberhasilan ini dinilai menjadi bukti bahwa gerakan kepanduan di Jambi telah bertransformasi menjadi kekuatan diplomasi “soft power” yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (Adv)











