“Anak-anak ini adalah aset kita, generasi penerus bangsa. Sangat disayangkan jika peristiwa seperti ini terjadi. Saya berharap ke depan komunikasi antara guru dan murid dapat lebih dikedepankan agar tercipta hubungan yang baik dan harmonis di lingkungan sekolah,” ujar Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di tengah perkembangan era digital.
Menurutnya, derasnya arus informasi dan konten negatif di media sosial sangat rentan memengaruhi perilaku serta mental generasi muda.
Langkah mitigasi yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanjung Jabung Timur dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada persoalan yang menyangkut dunia pendidikan dan masa depan generasi penerus di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(*)











