Dalam arahannya, Wakil Gubernur Jambi menegaskan pentingnya peningkatan sinergitas seluruh stakeholder dalam pengendalian inflasi, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 yang berpotensi meningkatkan kebutuhan bahan pokok masyarakat.
Ia juga mendorong pembinaan tata niaga melalui pembentukan asosiasi distribusi dan pedagang, serta pelaksanaan rapat rutin pengendalian inflasi di tingkat Kabupaten/Kota.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan komitmen Polda Jambi dalam mendukung penuh upaya pengendalian inflasi dan stabilitas pasokan pangan di wilayah Provinsi Jambi.
“Polda Jambi siap bersinergi dengan TPID dan seluruh instansi terkait untuk melakukan pengawasan distribusi bahan pokok, mencegah praktik penimbunan, serta memastikan kelancaran arus barang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Kami juga akan mengintensifkan patroli dan monitoring di pasar tradisional guna mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar,” tegasnya.
Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan, langkah preventif dan represif akan dilakukan secara terukur apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum yang berpotensi merugikan masyarakat.(*)











