“Operasi Ketupat akan dilaksanakan mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi telah mendirikan 26 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis,” tambahnya.
Kapolda juga menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, seperti peredaran narkoba, penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, hingga kejahatan elektronik atau online scam.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Idul Fitri.
“Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Ia menambahkan bahwa Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Polda Jambi berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap kondusif,” tutupnya.(*)











