Dishub juga akan terus melakukan pengawasan dan monitoring pada ruas Jalan Muara Sabak menuju Kuala Jambi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya bagi kendaraan logistik.
Sementara itu, Kepala UPTD Alkal Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur, Al Qodrial, menjelaskan bahwa proses perbaikan jembatan berlangsung intensif selama hampir satu bulan.
Meski sempat terkendala cuaca hujan, tim teknis tetap melakukan percepatan pekerjaan agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan.
“Perbaikan sudah selesai seratus persen. Meski sempat terhambat karena cuaca, kami tetap mempercepat pekerjaan agar masyarakat bisa kembali melintas secepatnya,” ujarnya.
Rampungnya perbaikan Jembatan Rano disambut positif oleh masyarakat, terutama para pengemudi angkutan barang dan pelaku usaha yang sebelumnya harus menempuh rute alternatif lebih jauh.
Dengan dibukanya kembali akses ini, aktivitas ekonomi serta mobilitas warga Kuala Jambi diperkirakan kembali pulih seperti sediakala.(*)











