Ia turut mengajak masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara di daerah lain yang tengah diuji dengan bencana alam agar diberikan kesabaran dan segera dipulihkan oleh Allah SWT.
“Selain itu, mari kita doakan agar Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana, masyarakatnya rukun dan damai, serta rezeki Allah dimuliakan bagi seluruh warga Jambi di mana pun berada,” lanjutnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menekankan makna penting pelaksanaan Haul Rajo Jambi Datuk Paduko Berhalo sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh besar dalam sejarah Tanah Jambi.
Menurutnya, Datuk Paduko Berhalo merupakan simbol kearifan, keberanian, dan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar terbentuknya tatanan adat serta pemerintahan di Jambi.
“Haul ini bukan hanya sebagai doa dan penghormatan kepada para leluhur, tetapi juga sebagai upaya menjaga identitas budaya, memperkuat nilai keislaman, serta menanamkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Gubernur Al Haris mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak amalan saleh, memakmurkan masjid, mensyiarkan Islam, serta menjaga persatuan umat demi terciptanya Provinsi Jambi yang aman dan melahirkan generasi muda yang saleh dan salehah.
Sementara itu, Al Ustadz Muhammad Muhajir dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan pengingat bagi umat Islam akan pentingnya melaksanakan shalat lima waktu sebagai penghubung utama antara hamba dan Sang Pencipta, serta sebagai penguatan spiritual dan keimanan kepada Allah SWT.(*)











