Menurut Gubernur Al Haris, hasil Tes Kemampuan Akademik juga menjadi instrumen penting dalam pemetaan kualitas pendidikan yang tercatat secara nasional di Kementerian Pendidikan.
“Melalui data ini akan terlihat sekolah-sekolah dengan kualitas pengajaran yang baik. Jika terdapat penurunan, maka akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan,” jelasnya.
Gubernur Al Haris juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan saat ini menjadi fokus utama pemerintah pusat.
Presiden Republik Indonesia, lanjutnya, memberikan perhatian besar terhadap penguatan Sumber Daya Manusia melalui berbagai program strategis, termasuk revitalisasi dan pembangunan ribuan sekolah di seluruh Indonesia.
“Indonesia saat ini terus bergerak menuju negara maju. Konsekuensinya, persaingan SDM tidak hanya antar daerah, tetapi juga antar negara.
Oleh karena itu, tugas kita bersama adalah menyiapkan SDM daerah yang memiliki kompetensi bertaraf internasional melalui pendidikan yang bermutu,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga mengingatkan adanya tantangan serius yang harus menjadi perhatian dunia pendidikan, yakni penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, serta penyebaran paham radikalisme yang menyasar generasi muda melalui media digital.
“Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi harus dibarengi dengan penguatan karakter dan pengawasan. Jangan sampai kemajuan teknologi justru dimanfaatkan untuk merusak pola pikir dan kepribadian anak-anak kita. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pendidik, dan orang tua,” pungkasnya.(*)











